Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Januari 2013

Pewarna Alami dan Buatan


Pewarna Alami
Jika pewarna yang digunakan berasal dari gula kelapa yang digunakan pula sebagai pewarna pemanis, maka pilih gula kelapa yang kualitasnya bagus sehingga tidak perlu menyaring, lalu larutkan dengan air dingin atau air panas bila ingin cepat. Sedangkan untuk membuat pewarna hijau sekaligus pengharum dapat digunakan kombinasi daun suji dan pandan. Keduanya sekaligus ditumbuk bersama sedikit air, peras, lalu saring.
Beberapa contoh zat pewarna alami yang biasa digunakan untuk mewarnai makanan adalah:
  • KAROTEN, menghasilkan warna jingga sampai merah. Biasanya digunakan untuk mewarnai produk-produk minyak dan lemak seperti minyak goreng dan margarin. Dapat diperoleh dari wortel, papaya dan sebagainya.
  • BIKSIN, memberikan warna kuning seperti mentega. Biksin diperoleh dari biji pohon Bixa orellana yang terdapat di daerah tropis dan sering digunakan untuk mewarnai mentega, margarin, minyak jagung dan salad dressing.
  • KARAMEL, berwarna coklat gelap dan merupakan hasil dari hidrolisis (pemecahan) karbohidrat, gula pasir, laktosa dan sirup malt. Karamel terdiri dari 3 jenis, yaitu karamel tahan asam yang sering digunakan untuk minuman berkarbonat, karamel cair untuk roti dan biskuit, serta karamel kering. Gula kelapa yang selain berfungsi sebagai pemanis, juga memberikan warna merah kecoklatan pada minuman es kelapa ataupun es cendol
  • KLOROFIL, menghasilkan warna hijau, diperoleh dari daun. Banyak digunakan untuk makanan. Saat ini bahkan mulai digunakan pada berbagai produk kesehatan. Pigmen klorofil banyak terdapat pada dedaunan (misal daun suji, pandan, katuk dan sebaginya). Daun suji dan daun pandan, daun katuk sebagai penghasil warna hijau untuk berbagai jenis kue jajanan pasar. Selain menghasilkan warna hijau yang cantik,  juga memiliki harum yang khas.
  • ANTOSIANIN, penyebab warna merah, oranye, ungu dan biru banyak terdapat pada bunga  dan buah-buahan seperti bunga mawar, pacar air, kembang sepatu, bunga tasbih/kana, krisan, pelargonium, aster cina, dan buah apel,chery, anggur, strawberi, juga terdapat pada buah manggis dan umbi ubi jalar. Bunga telang, menghasilkan warna biru keunguan. Bunga belimbing sayur menghasilkan warna merah. Penggunaan zat pewarna alami, misalnya pigmen antosianin masih terbatas pada beberapa produk makanan, seperti produk minuman (sari buah, juice dan susu). 
  • KURKUMIN, berasal dari kunyit sebagai salah satu bumbu dapur sekaligus pemberi warna kuning pada masakan yang kita buat.

Pewarna Buatan
Pewarna buatan untuk makanan diperoleh melalui proses sintesis kimia buatan yang mengandalkan bahan-bahan kimia, atau dari bahan yang mengandung pewarna alami melalui ekstraksi secara kimiawi. Beberapa contoh pewarna buatan yaitu :
  • Warna kuning : tartrazin, sunset yellow
  • Warna merah : allura, eritrosin, amaranth.
  • Warna biru : biru berlian
Tabel : Pembagian pewarna sintetis berdasarkan kemudahannya larut dalam air.
No
Pewarna Sintetis
Warna
Mudah larut di air
1
Rhodamin B
Merah
Tidak
2
Methanil Yellow
Kuning
Tidak
3
Malachite Green
Hijau
Tidak
4
Sunset Yelow
Kuning
Ya
5
Tatrazine
Kuning
Ya
6
Brilliant Blue
Biru
Ya
7
Carmoisine
Merah
Ya
8
Erythrosine
Merah
Ya
9
Fast Red E
Merah
Ya
10
Amaranth
Merah
Ya
11
Indigo Carmine
Biru
Ya
12
Ponceau 4R
Merah
Ya
Kelebihan pewarna buatan dibanding pewarna alami adalah dapat menghasilkan warna yang lebih kuat dan stabil meski jumlah pewarna yang digunakan hanya sedikit. Warna yang dihasilkan dari pewarna buatan akan tetap cerah meskipun sudah mengalami proses pengolahan dan pemanasan, sedangkan pewarna alami mudah mengalami degradasi atau pemudaran pada saat diolah dan disimpan. Misalnya kerupuk yang menggunakan pewarna alami, maka warna tersebut akan segera pudar ketika mengalami proses penggorengan.

»» Read More...

ZatAdiktif


Psikotropika yang mempunyaipotensimengakibatkan sindroma ketergantungan digolongkan menjadi4 golongan, yaitu:
1.   Psikotropikagolongan I : yaitupsikotropika yang tidakdigunakanuntuktujuanpengobatandenganpotensiketergantungan yang sangatkuat
2.   PsikotropikagolonganII :yaitupsikotropika yang berkhasiatterapitetapidapatmenimbulkanketergantungan.
3.   PsikotropikagolonganIII :yaitupsikotropikadenganefekketergantungannyasedangdarikelompok hipnotiksedatif.
4.   PsikotropikagolonganIV :yaitupsikotropika yang efekketergantungannyaringan.

Psikotropikagolongan I
§  Broloamfetamineatau DOB ((±)-4-bromo-2,5-dimethoxy-alpha-methylphenethylamine)
§  Cathinone ((x)-(S)-2-aminopropiophenone)
§  DET (3-[2-(diethylamino)ethyl]indole)
§  DMA ( (±)-2,5-dimethoxy-alpha-methylphenethylamine )
§  DMHP ( 3-(1,2-dimethylheptyl)-7,8,9,10-tetrahydro-6,6,9-trimethyl-6H- dibenzo[b,d]pyran-1-olo )
§  DMT ( 3-[2-(dimethylamino)ethyl]indole)
§  DOET ( (±)-4-ethyl-2,5-dimethoxy-alpha-phenethylamine)
§  Eticyclidine - PCE ( N-ethyl-1-phenylcyclohexylamine )
§  Etrytamine ( 3-(2-aminobutyl)indole )
§  Lysergide - LSD, LSD-25 (9,10-didehydro-N,N-diethyl-6-methylergoline-8beta-carboxamide)
§  MDMA ((±)-N,alpha-dimethyl-3,4-(methylene-dioxy)phenethylamine)
§  Mescaline (3,4,5-trimethoxyphenethylamine)
§  Methcathinone ( 2-(methylamino)-1-phenylpropan-1-one )
§  4-methylaminorex ( (±)-cis-2-amino-4-methyl-5-phenyl-2-oxazoline )
§  MMDA (2-methoxy-alpha-methyl-4,5-(methylenedioxy)phenethylamine)
§  N-ethyl MDA ((±)-N-ethyl-alpha-methyl-3,4-(methylenedioxy)phenethylamine)
§  N-hydroxy MDA ((±)-N-[alpha-methyl-3,4-(methylenedioxy)phenethyl]hydroxylamine)
§  Parahexyl (3-hexyl-7,8,9,10-tetrahydro-6,6,9-trimethyl-6H-dibenzo[b,d]pyran-1-ol)
§  PMA (p-methoxy-alpha-methylphenethylamine)
§  Psilocine, psilotsin (3-[2-(dimethylamino)ethyl] indol-4-ol)

Psikotropikagolongan II
§  Amphetamine ((±)-alpha-methylphenethylamine)
§  Dexamphetamine ((+)-alpha-methylphenethylamine)
§  Fenetylline (7-[2-[(alpha-methylphenethyl)amino] ethyl]theophylline)
§  Levamphetamine ((x)-(R)-alpha-methylphenethylamine)
§  Levomethampheta-mine ((x)-N,alpha-dimethylphenethylamine)
§  Mecloqualone (3-(o-chlorophenyl)-2-methyl-4(3H)- quinazolinone)
§  Methamphetamine ((+)-(S)-N,alpha-dimethylphenethylamine)
§  Methamphetamineracemate ((±)-N,alpha-dimethylphenethylamine)
§  Methaqualone (2-methyl-3-o-tolyl-4(3H)-quinazolinone)
§  Methylphenidate (Methyl alpha-phenyl-2-piperidineacetate)

Psikotropikagolongan III
§  Amobarbital (5-ethyl-5-isopentylbarbituric acid)
§  Buprenorphine (2l-cyclopropyl-7-alpha-[(S)-1-hydroxy-1,2,2-trimethylpropyl]-6,14- endo-ethano-6,7,8,14-tetrahydrooripavine)
§  Butalbital (5-allyl-5-isobutylbarbituric acid)
§  Cathine / norpseudo-ephedrine ((+)-(R)-alpha-[(R)-1-aminoethyl]benzyl alcohol)
§  Cyclobarbital (5-(1-cyclohexen-1-yl)-5-ethylbarbituric acid)
§  Flunitrazepam (5-(o-fluorophenyl)-1,3-dihydro-1-methyl-7-nitro-2H-1,4-benzodiazepin-2-one)
§  Glutethimide (2-ethyl-2-phenylglutarimide)
§  Pentazocine ((2R*,6R*,11R*)-1,2,3,4,5,6-hexahydro-6,11-dimethyl-3-(3-methyl-2-butenyl)-2,6-methano-3-benzazocin-8-ol)
§  Pentobarbital (5-ethyl-5-(1-methylbutyl)barbitur

Psikotropikagolongan IV
§  Allobarbital (5,5-diallylbarbituric acid)
§  Alprazolam (8-chloro-1-methyl-6-phenyl-4H-s-triazolo[4,3-a][1,4]benzodiazepine)
§  Amfepramone (diethylpropion 2-(diethylamino)propiophenone)
§  Aminorex (2-amino-5-phenyl-2-oxazoline)
§  Barbital (5,5-diethylbarbituric acid)
§  Benzfetamine (N-benzyl-N,alpha-dimethylphenethylamine)
§  Bromazepam (7-bromo-1,3-dihydro-5-(2-pyridyl)-2H-1,4-benzodiazepin-2-one)
§  Butobarbital (5-butyl-5-ethylbarbituric acid)
§  Brotizolam (2-bromo-4-(o-chlorophenyl)-9-methyl-6H-thieno[3,2-f]-s-triazolo[4,3-a][1,4]diazepine)

»» Read More...

Sesorah Khitanan....


Assalamualaikumwr.wb
Sepindah Monggo kulo lan panjenengan sedoyo saminglahiraken rasa puja lan puji syukur dateng ngarsanipun Allah SWT. Ingkang sampun paring pinten-pinten rohmat lan taufiq soho hidayah dumateng kito. Sehingga wonten ing kesempatan meniko kito saget rawuh wonten ing ngrawuhi dateng undangan dateng walimatul khitan, mugi-mugi kerawuhan kito sedoyo, kalian Allah dipun catet minongko dados amal sholeh kito sedoyo amin-amin ya robbal alamin.
KuloingkangwakilipunbapakAsepHidayatsupadossesorahkhitananputranipun, inggihmenikaasmanipun Hassan Nur Amir.
Sakniki fungsinipun utawi faedahipun khitan meniko katah ing antawisipun : Dipandang saking segi agama, khitan meniko saget ngilangi najis utawi kotoran. Padahal ngilangi najis puniko dados syarat absyahipun sholat.
Pramilo ngilangi najis utawi kotoran wonten pucukipun zakar utawi kucur/helm puniko wajib. Sebab andadosaken absahipun sholat. Dipandang sangking segi kesehatan dokter khitan puniko saget ngilangi penyakit-penyakit .khitan meniko saget nambahi dateng keberanian utawi kekendelan, shoho nambahi kewibawaan.
Dados mekatenlah pentingipun khitan utawi sunat. Kranten hubunganipun meniko dateng masalah ibadah.
Kupat lepet taline janur
Lepat luput tetepa dadi sedulur
Masang pulut ing duwur cemoro
Menawi luput nyuwun pangapuro


Wassalamualaikumwr.wb
»» Read More...

PRANATACARA


Assalamualaikumwr.wb

ingkang sampun piniji murih kaleksananing sedya papan lan wekdal kasumanggakaken. Assalamu’alaikum wr.wb.
Kawula nuwun. Ingkang kinurmatan Bapak Kepala Sekolah sarta Bapak Ibu guru. Ingkang kinurmatan para tamu undangan wali murid lan para kanca/ kadang nunggil pawiyatan ingkang kula tresnani.
Langkung rumiyin sumangga kita sami ngaturaken puja-puji syukur dhumateng ngarsanipun Gusti Allah Ta’ala, ingkang sampun kepareng paring kanugrahan arupi kasarasan jasmani lan rohani sahengga ngantos wekdal punika panjenengan sadaya dalasan kula saged hangrawuhi undangan wonten ing tata adicara pepisahan siswa kelas III.
Kaping kalihipun mugi-mugi, salawat salam tansah kunjuk dhumateng kanjeng Nabi Muhammad SAW, sumangga ing adicara pepisahan siswa kelas III punika kawiwitan kanthi maos Basmalah, Bismillahirrohmanirrohiim. Mugi-mugi Gusti Allah tetep paring barokah sahengga lampahing adicara punika saged lumampah kanthi rancag engga paripurna.
Bapak tuwin ibu guru, kanca-kanca lan para undangan ingkang dahat kinurmatan
kula ingkang jinejer pinangka pranatacara, keparenga langkung rumiyin badhe hangaturaken menggah urut reroncening adicara ingkang sampun sinanggit dening para kadang panitia.
·         Tinarbuka kanthi waosan basmallah sesarengan sampun kaleksanan.
·         Kalajengaken waosan ayat suci Al-Qur’an
·         Adicara salajengipun tanggap wacana saking Bapak Kepala Sekolah
·         Tanggap wacana saking siswa kelas II
·         Lan kasambet tanggap wacana saking siswa kelas III
·         Panutup lan do’a mujudaken reroncening adicara ingkang pungkasan.
Bapak tuwin ibu guru, kanca-kanca lan para undangan ingkang dahat kinurmatan, mekaten reroncening tata adicara pepisahan siswa kelas tiga ing siang/ ratri wekdal punika, murih rancag lampahing adicara ingkang salajengipun inggih punika waosan ayat suci Al-Qur’an dhumateng kadang _____________ingkang sampun piniji murih kaleksananing sedya papan lan wekdal kasumanggakaken.
Wassalamualaikum wr.wb.
»» Read More...

Laporan Pesantren Kilat di Pondok Pesantren Al - Qodir (9-11 Agustus 2012 )



A.     PENDAHULUAN
1. Kata Pengantar
Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan yang berjudulLaporan Pesantren Kilat di Pondok Pesantren Al – Qodir.
Dalam menulis laporan kegiatan pesantren kilat ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penulisanlaporan ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :
  1. Bapak Kepala SMP Negeri 5 Yogyakarta
  2. Ibu guru Agama Islam yang membimbing penulis sehingga dapat menyelesaikan laporan ini
  3. Pihak – pihak dari pesantren Al – Qodir yang tidak bisa disebutkan satu per satu
  4. Orangtua yang terus membimbing penulis
Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.

2. Tujuan 
Pesantren kilat tersebut diselenggarakan dengan maksud : 
a.  Mengakrabkan  anak-anak dengan lembaga pendidikan Islam. 
b. Meningkatkan pemahaman anak-anak tentang Islam. 
c. Membentuk sikap, tingkah laku dan budi pekerti yang Islami. 
d. Membuka wawasan pemikiran anak-anak. 
e. Menanamkan  ruh Ibadah dalam seluruh aktivitas kehidupan. 
f. Mengenalkan konsep kewirausahaan Islam









DAFTAR ISI
A.    Pendahuluan
a.       Kata Pengantar………………………………………………………………….. 2
b.      Tujuhan………………………………………………………………………..... 2
B.     Materi
a.       Materi 1…………………………………………………………………………  4
b.      Materi 2………………………………………………………………………....  4
c.       Materi 3…………………………………………………………………………. 5
d.      Materi 4…………………………………………………………………………. 6
e.       Materi 5…………………………………………………………………………  6
f.       Materi 6…………………………………………………………………………  6
g.      Materi 7…………………………………………………………………………. 7
h.      Materi 8…………………………………………………………………………  7
i.        Materi 9…………………………………………………………………………. 7
j.        Materi 10…………………………………………………………………………7
C.     Kegiatan – kegiatan…………………………………………………………………  8
D.    Kesan dan pesan…………………………………………………………………….. 8
E.     Penutup…………………………………………………………………………….... 8















B.     MATERI
MATERI 1  
ASAL USUL PESANTREN
Sejarah pesantren yaitu Sunan Ampel orang yang mendirikan pesantren pertama di Indonesia. Sunan Ampel mendirikan pesantren pertama di Kembang Kuning kemudian pindah ke Ampel Denta, Surabaya dan mendirikan pesantren kedua di sana.Dari pesantren Ampel Denta ini lahir santri-santri yang kemudian mendirikan pesantren di daerah lain, diantaranya adalah Syekh Ainul Yakin yang mendirikan pesantren di desa Sidomukti, Selatan Gresik dan Maulana makdum Ibrahim yang mendirikan pesantren di Tuban.
Pesantren merupakan sisten pendidikan tertua di Indonesia.Disana para santri diajarkan ilmu agama dan ilmu pengetahuan oleh Kyai.Selain itu para santri belajar hidup sendiri dan menjalin persaudaraan dengan santri lain sehingga dapat membangun rasa persaudaraan yang tinggi.
Dalam mendirikan pesantren,ada 5 hal yang paling mendasar dari pesantren itu sendiri,yaitu :
·         Masjid,merupakan tempat untuk beribadah
·         Kyai,orang yang mengajar para santri
·         Santri,orang yang diajar/dididik oleh Kyai
·         Kitab Kuning,kitab yang dicetak dengan kertas kuning yang berisi tentang pedoman-pedoman umat muslim
·         Norma Sosial dan Agama,aturan yang harus ditaati di pesantren
MATERI 2
THAHARAH
Thaharah adalah mensucikan diri dari segala jenis najis dan hadas.Thaharah juga memiliki tata cara dalam menyucikan najis maupun hadas.Berikut jenisnya dan cara menyucikannya.
A. Najis
Najis adalah kotoran yang wajib dibersihkan oleh setiap muslim, dengan mencuci benda yang terkena.Macam - macam najis:
  1. Air kencing, tinja manusia, dan hewan yang tidak halal dagingnya, telah disepakati para ulama. Sedangkan kotoran hewan yang halal dimakan dagingnya, hukumnya najis menurut madzhab Hanafi dan Syafi’i; dan suci menurut madzhab Maliki dan Hanbali.
  2. Madzyi, yaitu air putih lengket yang keluar ketika seseorang sedang berpikir tentang seks dan sejenisnya.
  3. Wadi, yaitu air putih yang keluar setelah buang air kecil.
  4. Darah yang mengalir. Sedangkan yang sedikit di-ma’fu. Menurut madzhab Syafi’i darah nyamuk, kutu, dan sejenisnya dima’fu jika secara umum dianggap sedikit.
  5. Anjing dan babi
  6. Muntahan.
  7. Bangkai, kecuali mayat manusia, ikan dan belalang, dan hewan yang tidak berdarah mengalir.



Cara menyucikan najis:
1.      Najis Mukhafafa :Bagian yang terkena najis cukup dibasuh dengan air yang suci.
2.      Najis Mughaladah : Bagian yang terkena najis di cuci 7 kali,salah satunya dengan tanah
3.      Najis Mutawasitah Hukmiah : Bagian yang terkena najis cukup dialiri dengan air
4.      Najis Mutawasitah Ainiah : Bagian yang terkena najis dibersihan sampai hilang dengan air dan disabun

B. Hadas

Hadas adalah sesuatu kotoran yang maknawi (tidak dapat dilihat dengan mata kasar), yang berada pada anggota tubuh.Macam - macam hadas:

1.      Hadas Kecil,yaitusesuatu kotoran yang maknawi (tidak dapat dilihat dengan mata kasar), yang berada pada anggota wudhu’,yang membuat sholat tidak sah. Cara menyucikan hadas kecil dengan berwudlu.
2.      Hadas Besar, yaitusesuatu yang maknawi (kotoran yang tidak dapat dilihat oleh mata kasar), yang berada pada seluruh badan seseorang, yang membuat sholat tidak sah.Cara menyucikan hadas besar dengan mandi wajib.
MATERI 3
ADAB BERPAKAIAN DAN BERBICARA
1.      Berpakaian yang Sopan :
Berpakaian merupakan sebuah cermin bagi orang yang memakaikarena orang lain menilai seseorang salah satunya dengan melihat cara berpakaian.Berpakaian juga harus disesuaikan dengan kondisi dan lokasi.

Adab Berpakaian:
Menggunakan pakaian yang menutup aurat,sopan dan menyesuaikan dengan kondisi dan situasi.

2.      Cara Berbicara :
Selain pakaian,orang lain menilai orang lain dari caranya berbicaranya.

Adab Berbicara :
·         Tidak menyinggung perasaan orang lain
·         Menghargai apa yang diusulkan orang lain
·         Tidak menggunakan kata kotor




MATERI 4
ADZAN DAN IQAMAH
Tata cara mengumandangkan Adzan dan iqamah :
·         Menghadap kiblat
·         Menghindari suara lain
·         Khusuk dalam Adzan
·         Meletakkan kedua telunjuk ke telinga
·         Pelan – pelan,tidak tergesa – gesa
MATERI 5
ADAB PERGAULAN
            Pergaulan adalah proses komunikasi yg dilakukan antar individu,antar kelompok,individu dengan kelumpok.Dalam pergaulan ada aturan aturan yang harus ditaati.Contohnya :
·         Adab terhadap orang tua
Terhadap orang tua/orang yang lebih tua kita harus sopan,menghormati,mentaati,harus mendahulukan orang yg lebih tua.
·         Adab terhadap guru
Terhadap guru kita harus menghormati,mentaati,menyapa dan mengucapkan salam jika bertemu di jalan.
·         Adab terhadap teman
Terhadap teman kita harus menghargai,saling membantu,saling menasehati.
MATERI 6
ADAB MEMBACA AL – QUR’AN
            Al – Qur’an adalah kitab yang tidak ada keraguan sama sekali.Umat Muslim yang taat tidak akan meragukan isi dari Al – Qur’an dan harus bisa mengamalkannya.Dalam membaca Al – Qur’an,kita harus memperhatikan adab – adabnya.Yaitu :
·         Menghadap ke arah kiblat
·         Berpakaian putih dan rapi
·         Suci
·         Membuat suaranya menjadi indah





MATERI 7
CERITA HIKMAH
            Dalam cerita hikmah,Kang Reyhan bercerita tentang tiga orang pemuda yang terjebak dalam gua,pemuda pertama melakukan sholat dengan rajin,dan terus berdoa.Melihat pemuda pertama,pemuda kedua dan ketiga juga ikut berdoa.Sedikit demi sedikit mereka menggali jalan keluar .Akhirnya ketiga pemuda itu bisa keluar.Dari kisah tersebut kita bisa belajar bahwa Allah akan mengabulkan do’a kita jika kita terus berdoa dan berusaha.
MATERI 7
ASMA’UL HUSNA
            Dalam materi ini,Pak Ustad yang saya lupa namanya mengajak semua santri membaca 99 Asma’ul husna.Dan mengajarkan cara menghafalnya yaitu menulis 1 nama setiap hari dan membaca kitab Samsul Ma’arif.Barang siapa yang bisa menghafal 99 nama,Allah akan memasukan orang tersebut dalan surganya.
MATERI 8
TATA CARA BERDOA
            Berdoa berasal dari kata do’a yang berarti memohon kepada Allah.Secara syari’at do’a adalah meminta permohonan kepada Allah.Dalam berdoa memiliki tata cara yang harus dilakukan.Yaitu :
1.      Memuji Allah
2.      Bersalawat Nabi
3.      Mengutarakan apa yang diminta
4.      Tidak boleh bercanda
5.      Setelah berdoa dianjurkan mengusap wajah
MATERI 10
MUNAFIK
            Munafik adalah orang yang mengaku beriman kepada Allah tetapi dalam hatinya berbohong.Munafik termasuk salah satu sifat tercela.Bahkan, orang munafik akan dimasukkan ke dalam neraka selamanya oleh Allah dan akan dilaknat Allah.Berikut ini adalah ciri – cirri orang munafik.
1.      Jika berkata, ia berbohong
2.      Jika berjanji, ia mengingkari
3.      Jika diparcaya, ia berkhianat





C.     KEGIATAN – KEGIATAN
Selama pesantren kilat di Pondok Pesantren Al – Qodir,banyak kegiatan – kegiatan yang telah dilakukan.Contohnya tarawih dengan 23 rakaat. Saya baru pertama  kali menjalankan sholat tarawih dengan 23 rakaat. Saya sedikit heran karena selang waktu antar rakaat sangat cepat.Saya jadi tidak khusuk karena sholatnya terlalu cepat. Apalagi teman saya saat sholat lebih cepat daripada imam jadi orang yang disebelahnya tertawa., membat saya menjadi tidak khusuk sholatnya.
Kegiatan menarik selanjutnya adalah berjalan – jalan pagihari .Pada saat berjalan – jalan pagi kami diajak melihat kandang kambing dan kolam ikan milik Pesantren Al – Qodir.Kami merasakan udara pagi yang sangat dingin.Dan kami harus melewati jalan setapak dipinggir sawah agar bisa sampai ke kolam ikan.
Kegiatan yang paling mengesankan adalah menikmati sahur dan buka puasa bersama teman – teman karena itu merupakan hal yang tak akan terlupakan dan mungkin tidak bisa terulang lagi.

D.     KESAN DAN PESAN
Kesan saya saat pesantren kilat ini adalah ternyata menjadi santri di pesantren itu tidak seburuk yang saya pikirkan,
Pesan saya saat pesantren kilat ini adalah meningkatkan kedisiplinan para santri agar tidak ada lagi fasilitas pesantren yang rusak,meningkatkan tingkat keamanan agar tidak terulang lagi kasus pencurian di pesantren.
E.      PENUTUP
Penulis menyadari bahwa laporan ini memiliki banyak kesalahan. Apabila ada salah kata,kekurangan dari laporan ini mohon maaf yang sebesar – besarnya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
»» Read More...
Manchester United